Lidah Buaya Dapat Mengatasi Maag




Lidah buaya (Aloe vera) termasuk tanaman yang sudah dikenal dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Bahkan Cleopatra menggunakannya untuk merawat kecantikan kulit wajah dan tubuhnya.  Ada satu hal yang belum begitu banyak diketahui orang bahwa lidah buaya dapat mengatasi maag atau lambung perih.

Nyeri lambung seringkali membuat kita terbangun di tengah malam karena terasa sakitnya ulu hati. Selain keadaan yang membuat tidur tidak nyenyak, juga terasa sakit yang yang hebat pada perut atas sebelah kiri. Terkadang sering disertai muntah, suhu badan naik, muka pucat, nafsu makan berkembang, buang air besar tidak teratur dan bahkan mencret.

Namun sekarang Anda tidak perlu khawatir karena lidah buaya dapat mengatasi maag (tukak lambung). Anda bisa memanfaatkan lidah buaya yang tertanam di pot (polybag) di halaman rumah Anda. Zat-zat yang terkandung dalam gel lidah buaya, yakni aloenin dan magnesium laktat dapat menghambat sekresi asam lambung.

Maag berasal dari bahasa Belanda yang artinya lambung berupa radang selaput lendir (mukosa) lambung (gastritis) atau luka mukosa lambung (gastric ulcer) atau borok pada mukosa lambung. Biang keladi semua ini adalah zat penginhibisi sekresi asam lambung seperti histamin, kerja berat, pikiran tegang, tidak tenang, kurang tidur. Hal itu membuat kadar asam lambung tinggi.

Adapun penyajiannya adalah dengan memotong setengah lembar daun lidah buaya dan diambil gel segarnya lantas diminum dua kali sehari. Agar rasanya tidak sangar dapat ditambah dengan madu. Tapi ramuan lidah buaya ini sangat dilarang untuk ibu hamil. Penyiapannya memang tidak praktis dan sedikit repot, namun insyaallah sembuh tanpa efek samping.

Lidah buaya yang disebut jadam oleh penduduk Malaysia memang bandel. Bahkan bila kita atau anak Anda terluka, jauh lebih baik bila menggunakan jadam ini dibandingkan kassa steril yang diberi antibiotik buatan pabrik. Pasalnya kandungan saponin lidah buaya berperan sebagai pembersih sekaligus antiseptik, serta senyawa antioksidan sebagai antibiotik alami dapat merangsang pertumbuhan jaringan sel baru dari kulit (epitelisasi).


Sejarah lidah buaya tertulis dalam naskah kuno Mesir yang menyebutkan, penggunaan lidah buaya sebagai penyembuh infeksi luka, kemerahan pada kulit dan penghasil obat aloe. Selain itu, tercantum juga dalam buku De Materia Medica karya Deocorides, seorang Yunani pada tahun 74 M, yang menyebutkan, lidah buaya mempunyai efek purgative yaitu memiliki efek pencahar (sangat cocok untuk wanita-wanita yang sedang diet atau ingin kurus) dan penyembuh luka.

Sifatnya yang berbuih menjadikan Aloe vera sebagai bahan sediaan kosmetik. Hal ini terbukti dengan ditemukannya pada krim cukur, lotion, pelembab kulit, pembersih muka, penyegar, antideodoran, sampo, dan anti-konditioner. Bahkan akhir-akhir ini diteliti sebagai penghambat pertumbuhan tumor. Di Amerika Serikat dan Australia dikonsumsi dalam bentuk minuman berkadar kalori rendah (4 kal/100 gram) untuk orang diet.

Aloe vera pertama kali masuk di Indonesia pda abad ke-17 dan 80% hasil panen yang disumbangkan Provinsi Kalimantan Barat digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri lokal dan ekspor. Lidah buaya juga menjadi sumber bahan dasar industri minuman segar menyerupai agar sari kelapa (nata de coco).


Tanaman asal Kepulauan Cannary, Afrika ini tumbuh di berbagai daerah yang memiliki spektrum tumbuh dengan agroklimat yang beragam. Namun, lidah buaya dapat tumbuh optimal di area yang terbuka dan mendapat sinar matahari penuh, daerah dengan ketinggian 1.500 m dpl, suhu rata-rata 25-33 derajat Celsius dan curah hujannya 2.500-3.000 mm/tahun.


Share This:

Silahkan lihat artikel lainnya di bawah ini

Bacaan Pilihan

0 Response to "Lidah Buaya Dapat Mengatasi Maag"

Posting Komentar

Jika Ingin Berkomentar, Dilarang Memasang Link Aktif atau Kode HTML Link aktif di Dalam Komentar. Anda dapat Memasang Link Aktif Dengan Setting Nama Komentar Sebagai Name/URL