Rumus Menghitung Usia Kehamilan Dalam Kebidanan


Rumus Menghitung Usia Kehamilan Dalam Kebidanan - Usia kehamilan. adalah suatu hal yang penting diketahui olah ilmu kebidanan. Dalam menghitung usia kehamilan, bidan harus tau rumus yang digunakan.

Dalam kebidanan, rumus kehamilan inilah yang penting diketahui. Agar jika mendapat pasien ibu hamil, maka bisa menggunakan rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan.
Rumus Menghitung Usia Kehamilan Dalam Kebidanan
Img by kompasiana.com

Rumus Menghitung Usia Kehamilan Dalam Kebidanan

Di bawah ini kami akan paparkan rumus-rumus usia kehamilan. yang dimana rumus ini digunakan dalam ilmu kebidanan.

Berikut ini kumpulan rumus menghitung usia kehamilan:

1. Menghitung usia kehamilan berdasarkan tinggi fundus Uteri

Tinggi Fundus Uteri adalah Tinggi puncak tertinggi rahim sesuai usia kehamilan. Biasanya pengukuran ini dilakukan saat pemeriksaan abdomen ibu hamil.

Keterangan

Secara tradisional perkiraan TFU Dilakukan dengan palpasi abdominal/fundus dan membandingkan dengan beberapa patokan antara lain simpisis pubis, umbilikalis, atau procesus xiphoideus.

Juga standarisasi digunakan pita ukur untuk mengukur TFU. Dan pita ukur yang digunakan hendaknya terbuat dari bahan yang tidak mudah mengendur.

Rumus

Menurut Spiegelberg dalam Mochtar (1998). TFU berdasarkan usia kehamilan dapat diukur dengan ukuran pada table di bawah:
Usia Kehamilan
Tinggi Fundus Uteri
22-28 mgg
24-25 cm di atas simfisis
28 mgg
26,7 cm di atas simfisis
30 mgg
29,5-30 cm di atas simfisis
32 mgg
29,5-30 cm di atas simfisis
34 mgg
31 cm di atas simfisis
36 mgg
32 cm di atas simfisis
38 mgg
33 cm di atas simfisis
40 mgg
37,7 cm di atas simfisis

Untuk Informasi lebih lengkapnya. yaitu bagaimana rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan untuk tinggi fundus uteri. Silahkan baca disini Tinggi Fundus Uteri atau TFU Berdasarkan Usia Kehamilan. Anda akan mendapatkan informasi lebih lengkap.

2. Menggunakan Rumus 4 1/3

Adanya rumus menghitung usia kehamilan 4 1/3 ini. adalah metode perhitungan cepat yang sangat membantu menghitung usia kehamilan dengan sederhana.

Keterangan

Rumus menghitung usia kehamilan 4 1/3 di atas. sebenarnya tidak 100% akurat. tapi rumus di atas bisa diandalkan dalam perhitungannya untuk persiapan kehamilan.

Adakalanya rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan tersebut sangat akurat. dan adakalany Rumus tersebut kurang akurat. 

Makanya, apabila sudah mendapat hasil rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan 4 1/3. maka bisa dipastikan bahwa kehamilan ada sangat berdekatan dengan hasil itu.

Rumus

Perhitungan rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan hitung cepat. dilakukan dengan menggunakan rumus berikut :
UMUR KEHAMILAN = ((WAKTU SEKARANG – HPHT) x 4 1/3)
Waktu sekarang artinya tanggal, bulan & tahun pada saat anda menghitung umur kehamilan. 

HPHT adalah hari pertama haid terakhir sebelum dinyatakan positif hamil. dan 4 1/3 adalah rumus baku konversi bulan ke minggu artinya 1 bulan terdiri dari 4 1/3 minggu. Sehingga jika hitungan bulan dikalikan 4 1/3 maka hasilnya adalah sekian minggu.

Lebih lengkapnya silahkan baca Rumus Menghitung Usia Kehamilan 4 1/3. Anda akan mendapatkan contoh perhitungan lengkapnya.

3. Menggunakan Rumus Naegele

Menentukan umur hamil sangat penting untuk memperkirakan persalinan. Umur hamil dapat ditetuukan dengan rumus naegele.

Keterangan

Rumus Naegele. Rumus ini berlaku untuk wanita dengan siklus 28 hari sehingga ovulasi terjadi pada hari ke-14.

Rumus Naegele memperhitungkan umur kehamilan berlangsung selama 288 hari. Perhitungan kasarnya dapat dipakai menentukan hari pertama haid dan ditambah 288 hari.

Sehingga perkiraan kelahiran dapat menggunakan rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan naegele.

Rumus

Rumus naegele yaitu tanggal hari pertama menstruasi terakhir (HPM) ditambah 7, bulan dikurangi 3 dan tahun. ditambah 1. Untuk rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan, ada cara khususnya.

Contoh:
Haid hari pertama tanggal 11 april 2000. maka penghitungan perkiraan kelahiran adalah 11 + 7 = 18; 4 -3= 1. dan Tahun 2000+1 = 2001, sehingga dugaan persalinan adalah 18 Januari 2001.

4. Berdasarkan Palpasi Abdominal Rumus Johnson

Dalam memakai rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan. terdapat fundus Uteri yang diukur dengan menggunakan pita. telah dijelaskan di atas bagaimana menggunakan Rumusnya.

Selain itu terdapat juga Rumus Johnson PBJ (Perkiraan Berat Badan Janin).

Keterangan

Selain umur kehamilan pengukuran TFU. Juga dapat digunakan untuk menentukan Perkiraan Berat Badan Janin (PBJ).

Nah berikut ini bagaimana menentukan Perkiraan Berat Badan Janin menurut jhonson.

Rumus

Berat janin (dalam gram) = pengukuran fundus (dalam sentimeter) dikurang  n. yaitu 12 jika kepala pada atau diatas spina iskhiadika. atau 11 jika kepala dibawah spina iskhiadika. atau sudah masuk panggul dikali 155 .
PBJ = Tinggi fundus ( cm ) – n (12 atau 11 ) x 155

5. Metode Lainnya yang Dapat Digunakan

Selain rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan. terdapat juga metode lainnya yang bisa digunakan untuk menghitung usia kehamilan yaitu.

Quickening (gerakan janin pertama)

Bila HPHT tidak diingat lagi maka dapat dipakai antara lain gerakan janin.

Gerakan janin pertama pada primigravida biasanya dirasakan pada umur kehamilan 18 minggu. Pada multigravida biasanya dirasakan pada umur 16 minggu

Ultrasonografi (USG)

USG dilakukan dengan 3 cara Yaitu :

  • pengukuran Diameter Kantong Gestasi untuk kehamilan sampai dengan 7 minggu.
  • pengukuran jarak Kepala-bokong (GRI=grown rump lenghth), paling baik digunakan untuk menentukan usia kehamilan pada trimester 1 sampai dengan usia kehamilan 12 minggu.
  • pengukuran Diameter Biparental (BPD) digunakan untuk usia kehamilan 9 minggu.


Nah, cukup sekian kali ini mengenai rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan. dan apabila ada yang tidak dmengerti silahkan komentar di bawah.


Share This:

Silahkan lihat artikel lainnya di bawah ini

Bacaan Pilihan

0 Response to "Rumus Menghitung Usia Kehamilan Dalam Kebidanan"

Posting Komentar

Jika Ingin Berkomentar, Dilarang Memasang Link Aktif atau Kode HTML Link aktif di Dalam Komentar. Anda dapat Memasang Link Aktif Dengan Setting Nama Komentar Sebagai Name/URL