Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Normal


Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Normal - Apa itu Mengejan?. Mengejan merupakan salah satu proses melahirkan normal yang wajib untuk diketahui oleh ibu hamil.

Tapi pertanyaannya. Apakah ada lebih dari satu cara untuk mengejan selama persalinan?

Sebenarnya. Ada lebih dari satu cara yang sangat berbeda dari cara mengejan. Tentuya ini akan membantu memindahkan bayi Anda bergerak melalui jalan lahir. Dan prosesnya selama tahap kedua persalinan.
Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Normal
Img By Yahoo.com

Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Normal

Dalam dunia kesehatan. Mengejan adalah proses melahirkan dengan instruksi dari perawat. Atau instruksi dari diri Anda sendiri.

Mengejan memang membutuhkan energi yang banyak bagi ibu hamil (bumil). Untuk itu diperlukan teknik khusus agar bumil tidak terlalu menguras energi yang sangat banyak. Agar proses persalinan berjalan lancar.

Baca Juga: Biaya Persalinan Normal Di Bidan.

Untuk metode atau cara mengejan, ada beberapa teknik yang bisa dilakukan. Teknik berikut ini bisa Anda pelajari, baik perawat/bidan ataupun ibu hamil.

Teknik Instruksi/Arahan

Salah satu metode yang dipraktikkan secara luas untuk cara mengejan adalah teknik dorongan. Atau biasa disebut mengejan yang diarahkan.

Dengan teknik ini. Perawat/bidan mengarahkan Anda, untuk mulai mengejan segera setelah jalan lahir bayi melebar sampai 10 sentimeter.

Bahkan jika Anda tidak merasakan dorongan sang bayi. Anda mungkin juga diinstruksikan bagaimana cara mengejan yang benar saat melahirkan normal.

Mengejan Spontan

Cara lainnya dikenal sebagai mengejan spontan. Dengan metode ini, Anda mengikuti instruksi alami tubuh Anda.

Mengejan dapat dilakukan saat Anda merasa siap. Dan dengan cara apa pun sesuai dengan keinginan Anda.

Bidan biasanya menyukai teknik spontan, karena proses ini mengikuti gaya alami tubuh. Namun, penelitian menunjukkan, praktik tersebut seringkali tidak menguntungkan bagi Anda dan Bayi.
Dan bahkan mungkin memiliki beberapa kelemahan untuk Anda.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Ibu hamil sebaiknya  menggunakan teknik istruksi atau arahan.

Namun organisasi ini juga menyarankan agar menggunakan mana yang paling efektif untuk mereka. Karena situasi dan kondisi biasanya lebih memungkinkan untuk pemilihan.

Organisasi Bidan juga menyarankan beristirahat selama satu jam pada awal tahap kedua persalinan. Kecuali jika Anda mengejan lebih cepat, terutama jika persalinan Anda adalah bayi pertama Anda.

Periode istirahat ini memberi waktu kepada bayi Anda untuk turun sendiri. sementara Anda menghemat energi untuk mendorong.

Tahap istirahat sampai sebelum bayi lahir ini sangat efektif. Dan itu bisa berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam.

Tentunya cara mengejan yang benar saat melahirkan normal ini, Harus Anda pahami betul.
Baca Juga: Tips Agar Bisa Melahirkan Normal dan Cepat.

2 Teknik Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Normal

Berikut di bawah ini akan saya jelaskan bagaimana teknik mengejan. Teknik mengejan ini adalah cara-cara yang harus dilakukan oleh bumil. Yaitu teknik mengejan dengan arahan dan teknik mengejan secara spontan.

Cara Mengejan Dengan Arahan

Perawat/bidan yang memang terlatih, proses menginstruksi ibu hamil adalah hal yang biasa.

Biasanya proses menginstruksi dimulai segera setelah serviks bumil melebar sepenuhnya sampai 10 sentimeter. Yang menandai awal dari tahap kedua persalinan.

Dalam kebanyakan kasus, seorang perawat persalinan. Biasanya, meminta untuk menarik napas dalam-dalam pada setiap kontraksi. Lalu menginstruksikan agar menahannya.

Kemudian ibu hamil harus mengencangkan otot perut. Dan tekan ke bawah dengan tekanan sebanyak mungkin saat perawat menghitung sampai 10.

Beberapa ibu mengatakan rasanya ingin buang air besar pada proses ini. Tapi itu adalah hal yang normal.

Kemudian Bumil mengambil napas cepat dan mengejan lagi dalam hitungan sampai 10. Teknik ini bertujuan untuk mendapatkan tiga dorongan selama setiap kontraksi.

Untuk menghindari robekan alat kelamin. Bumil mungkin diminta untuk berhenti mendorong saat bayi mulai terlihat.

Maka pada saat itulah bagian atas kepala dari kepala bayi di alat kelamin bumil.

Cara Mengejan Secara Spontan

Dalam cara mengejan yang benar saat melahirkan normal Secara spontan. Juga dikenal sebagai dorongan fisiologis atau dorongan ibu. Bumil mengikuti dorongan alami tubuh untuk mendorong bayi keluar.

Bumil yang melakukan teknik spontan cenderung tidak menarik napas dalam-dalam terlebih dahulu. Dan mereka menghembuskan nafas sambil mendorong alih-alih menahan napas.

Peran perawat/bidan sangat penting disini. Karena untuk mengingatkan bumil agar merasakan tubuh dalam mengejan. Dan juga merasakan bayi melewati ruang alat kelamin.

Jika hal tersebut adalah hari pertama persalinan Bumil. Mungkin bumil merasakan dorongan dari bayi sendiri saat bayi cukup dekat untuk keluar.

meskipun mungkin dorongannya yang begitu kuat, sehingga bumil tidak pernah merasakan dorongan ini.

Atau Bahkan jika bumil tidak dapat merasakan sensasi untuk mulai mengejan sendiri. Maka dukungan perawat/bidan dapat membimbing Anda.

Bumil yang belum diberikan instruksi, umumnya membiarkan kontraksi terbentuk sebelum mengejan dimulai.

Selain itu, mengejan secara spontan cenderung lebih pendek. Namun lebih sering Terasa mulus melahirkan saat kontraksi.

Saat bayi turun dan meningkatkan tekanan pada dasar panggul bumil. Maka harus mulai mengejan lebih keras dan lebih sering selama kontraksi.

Bumil mungkin juga mendengus, mengerang, atau membuat suara lain saat mendorong.

Nah cukup sekian kali ini mengenai cara mengejan yang benar saat melahirkan normal. Semoga menjadi referensi Anda untuk mengetahui cara-cara dalam mengejan dalam melahirkan.


Share This:

Silahkan lihat artikel lainnya di bawah ini

Bacaan Pilihan

0 Response to "Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan Normal"

Posting Komentar

Jika Ingin Berkomentar, Dilarang Memasang Link Aktif atau Kode HTML Link aktif di Dalam Komentar. Anda dapat Memasang Link Aktif Dengan Setting Nama Komentar Sebagai Name/URL