Detak Jantung Diatas 100 Berbahaya?


Detak Jantung Diatas 100 Apakah Berbahaya? - Jantung merupakan pusat pengendalian darah dalam tubuh. Juga merupakan penentu hidup seseorang. Jika Detak jantung "istirahat" Anda berdetak cepat, Kemungkinan Anda memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.
Tapi, batas cepat seperti apa yang dimaksud? dan apa yang dimaksud dengan detak jantung istirahat?.
Tingkat denyut jantung yang tinggi adalah prediktor independen untuk semua penyebab dan kematian kardiovaskular. Detak jantung istirahat adalah berapa kali jantung yang berdetak dalam satu menit. Yaitu terjadi Saat Anda duduk atau berbaring dan rileks.
Detak jantung yang normal pada saat istirahat adalah adalah antara antara 60 sampai 100 denyut per menit. menurut American Heart Association.
Baca Lebih Lanjut: Detak Jantung Normal Menurut WHO.
Lalu apakah detak jantung diatas 100 itu berbahaya?. Berikut penjelasannya.

Detak Jantung Diatas 100

Detak Jantung Diatas 100 Berbahaya?
Img by inshape.com.cy
Dibandingkan orang dengan tingkat detak jantung terendah. mereka yang memiliki denyut jantung istirahat lebih dari 80 denyut per menit. Akan memiliki risiko kematian 45 persen lebih besar dari dari orang yang memiliki denyut jantung di bawah 80 per menit saat istirahat.
Sementara orang dengan detak jantung istirahat 60 sampai 80 denyut per menit memiliki risiko 21 persen lebih besar. Ini adalah sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di amerika.
Baca Juga: Kenapa Jantung Berdetak Lebih Cepat Saat Olahraga.

Istilah Denyut Jantung Yang Tinggi

Jika Anda memiliki denyut nadi tinggi maka Hal ini disebut takikardia. Dan denyut nadi rendah disebut bradikardia atau brakikardia.
Ketika jantung memompa dengan cepat biasanya memompa kurang efisien yang dapat menyebabkan banyak masalah yang berbeda. beberapa di antaranya adalah berbahaya. Inilah sebabnya atlet melatih untuk bekerja keras namun tetap menjaga detak jantung rendah saat melakukannya.
Sebagai orang dewasa, jantung istirahat Anda biasanya diharapkan berada di bawah 100 BPM. Detak jantung maks Anda tidak boleh melebihi 220, dan tingkat target latihan Anda harus sekitar 75% maksimal
Jadi tingkat istirahat Anda mungkin adalah terhitung pula pada saat olahraga. Dengan mempertimbangkan denyut nadi yang normal. Jadi jika Anda memiliki detak jantung diatas 100 maka itu sangat berbahaya.
Jadi, Anda perlu ke dokter. Ada sejumlah hal yang dapat menyebabkan takikardia, inilah yang menyebabkan Anda harus diperiksa. Dokter pasti akanmemeriksa tekanan darah dan profil kolesterol Anda. Gunanya untuk membantu menemukan alasan dari detak jantung Anda di atas100.
Baca Juga: Detak Jantung Pada Saat Berolahraga Jika Dibandingkan Sebelum Berolahraga.

Faktor Penyebab Denyut Jantung Tinggi

Denyut jantung yang tinggi bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti aktivitas fisik, panik, stres, atau kegelisahan. Agar mengukur detak jantung Anda secara akurat, Anda perlu mengukurnya saat berada dalam keadaan santai dan beristirahat.
Jika Anda tidak tahu bagaimana cara memeriksa detak jantung Anda. Anda dapat mengetahui cara-caranya di sini: Cara Mengukur Detak Jantung.
Jadi, seperti apa detak jantung yang tinggi?
Sambil beristirahat, jantung orang dewasa yang sehat berdetak 60 sampai 100 kali per menit. Jika detak jantung seseorang secara konsisten lebih dari 100 denyut per menit, orang tersebut dianggap memiliki denyut jantung tinggi. yang juga dikenal sebagai takikardia.
Meskipun takikardia dianggap relatif tidak berbahaya. namun dapat menurunkan efisiensi jantung dengan menurunkan jumlah darah yang dipompa ke seluruh tubuh Anda. Dengan sedikit darah beroksigen yang beredar di tubuh, tubuh menerima lebih sedikit oksigen dan orang tersebut pada akhirnya dapat mengalami pusing, ringan, nyeri dada, atau pingsan.

Faktor Takikardia

Takikardia dapat disebabkan oleh beberapa faktor:

1. Kondisi jantung

Kondisi terkait jantung seperti tekanan darah tinggi dan suplai darah yang buruk ke otot jantung. Ini diakibatkan penyakit arteri koroner, penyakit katup jantung, gagal jantung, penyakit otot jantung, tumor atau infeksi.

2. Kondisi kesehatan

Tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dan emfisema dan penyakit paru lainnya dapat menyebabkan takikardia.

3. Stimulan

Minum sejumlah besar minuman beralkohol atau berkafein, merokok, dan penyalahgunaan narkoba. Semua itu dapat menyebabkan takikardia dan penyebab detak jantung diatas 100.
Baca Juga: Denyut Nadi Normal Sebelum dan Sesudah Olahraga.

4. Dan Lain - lainnya

Jalur fisik yang abnormal yang disebabkan oleh cacat genetik saat lahir. ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh (terlalu sedikit kalium, kalsium, natrium dan mineral lainnya), dan efek samping obat jantung. Juga dapat menyebabkan takikardia dan penyebab detak jantung diatas 100.
Ingatlah bahwa detak jantung yang tinggi bisa disebabkan oleh sejumlah alasan. Saat mencatat detak jantung Anda, pastikan untuk memeriksanya secara benar. Jika Anda mendapati detak jantung tinggi yang konsisten, mungkin sudah waktunya untuk memeriksakan diri Anda ke dokter.
Hubungi dokter Anda tentang detak jantung Anda untuk mendapatkan perawatan terbaik untuk kesehatan Anda. Dan memberikan pemahaman kepada Anda tentang detak jantung diatas 100.


Share This:

Silahkan lihat artikel lainnya di bawah ini

Bacaan Pilihan

1 Response to "Detak Jantung Diatas 100 Berbahaya?"

  1. detak jantungku 120lebih setelah olahraga. bahaya gak dok?

    BalasHapus

Jika Ingin Berkomentar, Dilarang Memasang Link Aktif atau Kode HTML Link aktif di Dalam Komentar. Anda dapat Memasang Link Aktif Dengan Setting Nama Komentar Sebagai Name/URL